Siapa yang tidak kenal Muhammad Ponari ?, bocah kelas 3 SD Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang. Bocah ini beberapa pekan selalu menjadi bahan pemberitaan media karena batu ajaibnya. Beribu-ribu orang datang untuk memperoleh kesembuhan dari batu sang “dukun cilik” ini. Batu yang didapat “Ari” sapaan Ponari ini dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit hanya dengan mencelupkannya ke air. Kesaktian batu ini bermula dari salah seorang tetangga Ari yang sakit panas dan muntah-muntah, dengan tanpa diminta Ari kemudian mencoba menyembuhkannya dengan mencelupkan batunya kedalam air kemudian meminumkannya ke orang tersebut. Dan alhasil tetangga tersebut sembuh dan kemudian berita ini menyebar dari mulut ke mulut, sampai akhirnya menjadi peristiwa fenomenal sekarang ini.
Sugesti sang dukun Ponari….
Februari 20, 2009Incredible President….
Agustus 12, 2008
Presiden Iran yang satu ini selayaknya patut dicontoh oleh pemimpin-pemimpin bangsa ini. Sosok kesederhanaannya mungkin yang membuat pemimpin ini dikagumi oleh rakyatnya, bahkan oleh orang lain di luar negeri Iran. Presiden yang satu ini telah banyak memberi perubahan di Iran, terutama dari segi protokoler kenegaraan. Menurut sumber, sosok Mahmood Ahmadinejad ini pada awal kepemimpinannya, ia telah mengumumkan kekayaannya yang bila diukur untuk seorang Presiden termasuk sederhana. Beliau hanya memiliki Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan
ayahnya di sebuah daerah kumuh di Teheran. Selain itu di rekeningnya hanya terdapat saldo minimum, satu-satunya rekening yang masuk adalah gajinya. Kesederhanaan beliau dapat tercermin dari kegiatan sehari-hari, keseharian beliau tidak mencerminkan sosok seorang Presden kebanyakan. Kebiasaan tidur beralaskan karpet, makan makanan sederhana sudah menjadi hal yang biasa bagi sosok seorang Ahmedi Najad. Baca entri selengkapnya »
Nomor Urut Partai 2009
Juli 9, 2008
Hari ini Rabu (9/7) Nomor Urut PARPOL peserta pemilu 2009 resmi diumumkan oleh KPU (KOmisi Pemilihan Umum) di Jakarta. Dari sekitar 34 PARPOL yang lulus verifikasi oleh KPU beberapa diantaranya adalah PARPOL baru yang notabene belum kita kenal, walaupun didalamnya mungkin terdapat beberapa tokoh yang tak asing lagi bagi kita. Seperti pendiri sekaligus ketua umum Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) H. Wiranto S.H (Capres dari Partai Golkar),dan PNBK yang di ketuai oleh Erros Djarot dan masih banyak lagi tokoh-tokoh lama dengan PARPOL baru yang menghiasi Pemilu 2009 nanti. Selain itu ada yang menarik dalam pengumuman resmi KPU yaitu terdapat PARPOL lokal dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam salah satunya adalah PKNU (Partai Kebangkitan Nasional Ulama), selain itu masih ada 5 PARPOL lainnya yang berasal dari Provinsi tersebut. Baca entri selengkapnya »
Jika Pendidikan adalah Pilihan….
Mei 3, 2008Maaf sebelumnya jika dalam tulisan saya ini ada yang tidak berkenan, saya hanya menyampaikan opini pribadi dan tidak bermaksud untuk membodohi seseorang.
Sekarang ini banyak di media cetak, elektronik ataupun isu yang beredar bahwa terdapat berbagai kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional. Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab telah mengambil kesempatan untuk memberikan kunci-kunci jawaban soal yang akan mempermudah siswa-siswa dalam mengerjakan soal. Tingkat standar nilai kelulusan yang tinggi menyebabkan banyak siswa yang rela menempuh jalan pintas agar mereka dapat diakui berhasil dalam menempuh pendidikannya. Tidak sedikit orang tua rela mengeluarkan uangnya hanya agar anak mereka dapat memperoleh nilai-nilai yang mumpuni agar mendapat satu tanda pengakuan “lulus”. Inikah pendidikan di Indonesia ?, apa ilmu yang diajarkan pendidik kita hanya berharga satu lembar kertas bertanda “lulus”. Pernah sewaktu saya berbincang-bincang dengan tante saya di Jakarta, beliau mengatakan bahwa ada teman anaknya yang tidak lulus hanya karena nilai Matematika-nya kurang walaupun sebenarnya nilai-nilai bhs Inggris 9 dan bhs Indonesia 8. Entah ini benar atau tidak, tetapi terlepas dari itu semua apakah adil baginya jika hanya karena tidak bisa satu pelajaran lantas tidak lulus. Ah shit dimana keadilan di bangsa ini, dia cuma siswa yang baru akan menapaki masa depannya. Tegakah melihat kehancurannya, kepedihan orang tuanya, impian-impiannya????. Apakah anda yakin bahwa siswa-siswa yang anda luluskan lebih baik darinya???.
Apakah sistem ini berhenti sampai pada tingkat ini, ternyata tidak. Pengakuan pendidikan juga sangat kurang dalam tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Kampus yang notabene adalah kumpulan kaum terpelajar juga tidak ayalnya sekumpulan orang-orang yang masih mempertahankan bahwa pintar adalah ip tinggi. Pembelaan ini mungkin tidak adil bagi sebagian orang yang benar-benar pintar dan memperoleh ip “menjulang ke langit” dan lulus memuaskan. Tetapi jika anda berbicara adil, apakah adil juga jika ada mahasiswa dengan ip “menerobos ke tanah” dan lemah dalam bidang ilmu tertentu tidak layak. Banyak lowongan-lowongan kerja tetap mencantumkan standar ip tinggi. Mereka hanya melihat ilmu dari nilai-nilai di selembar kertas yang didalamnya masih ada yang tergantung pada subyektifitas dosen alias (dosen berkuasa). Inikah adil menurut anda…….
Terlepas dari itu semua mari kita benahi carut-marut pendidikan ini, jangan jadikan pendidikan sebuah pilihan. Pilihan antara pintar dan bodoh, jika anda berpendidikan maka anda pintar dan jika tidak maka anda bodoh. Pendidikan hanya cara kita memperoleh ilmu bukan cara kita memperoleh pengakuan masyarakat, jika boleh berkata “goblok, tolol, sinting” orang-orang yang tetap menganggap mereka selalu lebih baik, lebih pintar. Percayalah ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang berguna bagi orang lain bukan ilmu yang hanya dihargai oleh selembar kertas berisi nilai-nilai.
Slank vs DPR
April 10, 2008Baru-baru ini grup band slank membuat sebuah lagu yang kontroversial yang berjudul Gosip Jalanan. Dalam lirik lagu tersebut terkandung beberapa pesan moral kepada para aparat keamanan dan pejabat-pejabat negeri ini. Lagu ini sempat digugat oleh Badan Kehormatan (BK) DPR karena dianggap terlalu menyudutkan mereka. Berikut lirik lagu slank (Gosip Jalanan) tersebut:
Gosip Jalanan
By : Slank
Pernah kah lo denger mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi
Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda
Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau 2X negaraku ini
Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum di kiri pidana
Dikasih uang habis perkara
Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat
Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit
Pernahkah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pake peci tapi kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar
Beberapa saat setelah slank menyanyikan lagu ini muncul kabar adanya anggota DPR tertangkap oleh KPK di Hotel Ritz Carlton Jakarta, karena diduga melakukan tindak pidana suap. Sebuah realita yang sangat tragis, di satu sisi BK DPR menuntut slank di sisi lain anggota DPR tertangkap KPK. Apakah yang terjadi dengan bangsa ini?? Tidakkah mereka berkaca mendengar lontaran sindiran dan sentilan yang diusung para musisi, LSM, seniman ini sebagai suatu realita yang terjadi terhadap bangsa ini. Bukankah selayaknya mereka menanggapi kritik tersebut sebagai langkah introspeksi terhadap perilaku mereka. Dimana hati nuranimu para wakil rakyat? Tidak cukupkah engkau melihat bangsa ini terpuruk dengan naiknya berbagai kebutuhan pokok, banyaknya pengangguran, rakyat miskin, anak-anak sulit sekolah karena tingginya biaya pendidikan. Semoga dengan kejadian ini para wakil rakyat dapat tersadarkan dari tidur panjangnya. Tidur panjang yang membuat mereka melupakan rakyat yang membutuhkan mereka.
Ditulis oleh wewaits
Ditulis oleh wewaits
Ditulis oleh wewaits 



