Knapa semua orang mengeluh

Apa yang salah dengan dunia ini? knapa setiap bertemu orang semua mengeluh terutama soal duit. Sebegitu pentingkah uang di dunia ini? pernah ada yang bilang banyak uang tidak menjamin orang bahagia tapi dengan uang, kita dapat bahagia (sopo seng omong iki!!). Hampir setiap teman yang saya temui semua mengeluh (kere aku saiki! ra duwe duit ato apalah) apalagi kalo di pinjemi uang ada aja alasane.

So apa yang salah dengan ini, ada satu pemikiran yang mungkin berguna bagi kita yang suka mengeluh gak punya uang alias kere (kere kok ra wis2). Pernakah anda berpikir uang yang anda miliki sudah lebih dari cukup. Saya di kejutkan oleh seorang bapak yang saya kenal di dalam bus, beliau berkata (dalam bahasa jawa) “Saya setiap hari hanya megang uang 10000 dari hasil jualan saya, tapi itu sudah cukup untuk makan dan memberi makan anak saya”. Saya sedikit tidak percaya tapi saya trus memperhatikan bapak itu. “10000 yang saya bawa, saya belikan nasi satu bungkus dan lauk 5000 untuk makan anak saya di rumah, dan untuk jajan anak 1000,2000 disimpan, sisanya untuk infaq pembangunan musholla dekat rumah”. Lha buat makan bapak?” bapak itu menjawab dengan ringan “klo buat makan saya ada malah lebih dari cukup.” bapak itu lalu membagi sedikit rahasianya pada saya, “Gini lo mas!! klo mas berpikir uang segitu gak cukup maka tidak akan cukup, tapi klo mas berpikir cukup pasti cukup.” dengan sedikit tersenyum dia melanjutkan, saya bekerja untuk makan anak saya karena itu kewajiban saya, tapi setiap hari selalu saja ada orang baik yang memberi saya rejeki, saya selalu di tawari entah nasi ato sekedar kopi, bagi saya itu sudah lebih dari cukup. Di akhir perbincangan bapak itu mengucapkan kalimat terakhir yang tidak akan saya lupakan “ojo omong lek donyo iki ra adil, pangeran iku sugih dadi ojo kuatir ra keduman rejeki”. Dari pembicaraan tersebut saya berpikir saya sudah cukup jika saya berpikir cukup, tapi saya tidak cukup jika saya berpikir tidak akan cukup………..