Saya perokok, apa salahnya…??

Rokok tentu banyak orang sudah mengenalnya, ya mengenalnya sebagai barang pembunuh, barang mematikan. Banyak kandungan berbahaya didalamnya, kandungan yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, gangguan kehamilan, atau gangguan apalah anda pasti sudah memahaminya. Tulisan ini sebenarnya adalah sebagai bentuk protes saya sebagai seorang smokaholic (ini menurut istilah penulis), ya saya protes dengan orang-orang yang terlalu mendramatisir sebuah rokok. Rokok yang dianggap haram lah, barang tidak bermanfaat, barang pembunuh dan banyak istilah lainnya. Saya sangat setuju bahkan sangat-sangat setuju jika rokok berbahaya bagi kesehatan, karena sudah banyak penelitian bahkan sudah ribuan kali dikaji mendalam tentang bahaya rokok. Yang saya tidak setuju adalah pandangan seseorang tentang perokok. Mereka seakan membenci, bahkan pernah saya menerima sebuah hinaan yang saya rasa kurang adil bagi saya, hinaan yang cukup menyakitkan bagi saya. Ya kejadian di sebuah cafe di Surabaya tempat ngopi, tempat ngumpul, tempat nongkrong dan di tempat terbuka. Saya masih ingat kata-katanya dengan jelas “huh dimana-mana rokok apa gakada kerjaan lain apa, mati aja lo sana”. Hah……Apa yang salah dengan saya, rokok juga di tempat orang merokok, rokok juga bukan minta (karena rokok “dapat” (boleh minta) menyebabkan kanker dll), rokok juga gak di depan matanya…apaan yang salah???. Klo ngrokok dah gak boleh di negara ini, baru lo boleh ngomong gitu!!!!! Udah jelas-jelas tempat nongkrong , dan saya tidak menemukan gambar ini Yang bego saya apa dia, goblok amat….. Yah terlepas dari itu semua apakah adil buat kami para perokok yang notabene kami juga membayar pajak (cukai) rokok, jika terlalu dimusuhi, dibenci. Toh kami tidak benci sodara kami yang tidak merokok, dan kami sebagian para perokok juga sadar…. bagi perokok pasif, itu lebih berbahaya jika didekat kami. Tidak kurangkah peringatan disetiap bungkus rokok, peringatan pemerintah, peraturan daerah, anjuran dokter, iklan layanan masyarakat memasung kebebasan kami. Tegakah anda melihat penderitaan berjuta-juta karyawan pabrik rokok, Pendapatan Asli Daerah berkurang, Devisa negara berkurang……. JIKA KAMI KAUM PEROKOK MEMUTUSKAN UNTUK MOGOK dan BERHENTI MEROKOK SELAMANYA!!!!! BIsa anda bayangkan berapa kerugian yang akan diderita jutaan buruh, karyawan, dan negara jika kami semua menuntut hak kami jika kami tidak boleh merokok, tidak sekalian aja tutup pabriknya supaya adil. Jika dilihat dari segi kesehatan, lingkungan kami memang kaum perusak tapi setidaknya kami juga memberi keuntungan bagi negara ini dari sisi ekonomi. Jadi apakah salah jika saya merokok karena jujur bagi saya rokok dan kopi adalah teman paling setia dikala malam tiba.

Untuk menunjukkan solidaritas saya sebagai kaum perokok dan sebagai warga negara yang baik saya akan menampilkan peringatan pemerintah ini:

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN